Manfaat Berdoa dan Berdzikir

Manfaat Berdoa dan Berdzikir

Hikmah serta tujuan dari Ibadan yang berupa doa (seperti doa qunut) maupun berdzikir dalam Islam maknanya tentu sangatlah besar. Alasan utamanya yaitu karena dalam sebuah hadits disabdakan bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda :”Doa itu adalah otak dari ibadah”. (Hadits Riwayat Bukhari). Otak merupakan sarinya, pusatnya, serta yang paling berarti dari hal tersebut itu (ibadah).

Dengan demikian yang diterangkan oleh Imam Syaukani pada kitab beliau, Tuhfatudz Dzakkirin. Disebabkan bahwa inti doa intinya sebenarnya tak lain ialah beribadah, maka setiap ibadah yang dilakukan orang muslimin tanpa disertai dengan doa bagaikan buah yang tak berisi atau seperti jasad yang tanpa otak.

Dalam Bahasa arab, Doa dapat diartikan sebagai membaca, meminta hajat serta memohon pertolongan. Adapun jika diartikan sesuai istilahnya, Doa berarti memohon hajat kepada Allah SWT. Di dalam Al-Qur’an kata doa serta kata-katayang merujuk padanya digunakan serta dituliskan sebanyak 13 makna yang berbeda-beda, di antara makna tersebt ialah membaca, berdoa, memanggil, meminta kepada Allah Ta’ala, mengajak kepada sesuatu ataupun pada seseorang, memohon pertolongan serta bantuan, beribadah serta lain sebagainya.

Arti dzikir menurut Al-Qur’an serta As-Sunnah ialah seluruh amal yang dapat berfungsi sebagai media untuk mengingat Allah SWT baik menggunakan ibadah lisan seperti membaca tahlil, tahmid, tasbih,  taqdis, hasbalah, qira’atul Qur’an, takbir, tasmiyah, ataupun membaca Doa-Doa ma’tsur yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Baca Pula Terjemahan Doa Qunut

Menurut konteks Bahasa, pengertian Dzikir adalah mengandung beberapa pengertian, yaitu dapat mengandung arti “Menceritakan” (Quran Surat. Maryam : ayat 56), “Al-Qur’an” (Quran Surat Al-Anbiya : ayat 50), “Shalat” (Quran Surat Al Baqarah : ayat 239), “Wahyu” (Quran Surat Al Qamar : ayat 25) serta ayat ayat lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *