Robot Pada Pabrik Otomotif Toyota Tak Akan Gantikan Peranan Manusia

Robot Pada Pabrik Otomotif Toyota Tak Akan Gantikan Peranan Manusia – Semakin pesatnya perkembangan teknologi di berbagai belakahan dunia melahirkan terobosan yang semakin baru dan modern. Salah satunya adalah penciptaan robot yang memegang peranan penting dalam produksi mobil. Kehadiran robot ini mencemaskan banyak sumber daya manusia karena cemas jika kinerja mereka tergantikan oleh robot. Apakah pendapat tersebut benar?

Kunjungi Dealer Toyota terdekat di kota Anda!

Robot Pada Pabrik Otomotif Toyota Tak Akan Gantikan Peranan Manusia
Robot Pada Pabrik Otomotif Toyota Tak Akan Gantikan Peranan Manusia

Tenaga manusia masih sangat diperlukan meskipun telah ada robot

Salah satu pabrikan otomotif yang berkelas dari negeri Sakura Jepang yakni Dealer Toyota Jakarta telah lama melibatkan robot dalam proses produksi berbagai produk mobinya. Meskipun ketersediaan robot sudah dibekali berbagai teknologi canggih dalam mendukung performanya dalam menghasilkan produk mobil berkualitas, namun ternyata proses produksi tersebut tetap membutuhkan campur tangan manusia yang lebih banyak dibandingkan mengandalkan kemampuan robot.

Robot yang diterapkan dalam proses produksi mobil khususnya pada pabrikan gahar Toyota telah dilengkapi dengan sistem automasi yang diaplikasikan pada manufaktur dengan hasil kinerja yang sangat efektif dan rapi serta handal. Namun pihak Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN melalui Direktur Administrasinya menegaskan bahwa meskipun demikian, namun keahlian manusia tetap digunakan dalam setiap proses produksi dan tidak mutlak diselesaikan oleh robot-robot canggih.

Menurut Direktur Administrasi tersebut, pihak Toyota juga menegaskan bahwa kinerja manusia yang mengandalkan otak serta pikiran tak akan dapat tergantikan oleh robot secanggih apapun. Hal ini diibaratkan seperti spiral up yang telah berkembang di Jepang yang mengubah automasi ke manusia namun kini dilakukan improvisasi dengan cara membalik kedudukannya.

Untuk kabar lebih mendalam lagi, Toyota memiliki komitmen tinggi untuk menghasilkan tenaga-tenaga dan teknisi handal dalam mendukung berbagai proses industri dan produksi yang digawangi oleh pabrikan gahar ini. Sektor ini dapat terlihat dari peningkaan pelayanan Toyota Indonesia Academy atau TIA yang menambahkan materi automasi pada peserta didiknya. Bahkan untuk kinerja yang menyuguhkan kualitas paripurna, melalui TIA, Toyota akan secara khusus dan fokus memberikan perubahan yang lebih signifikan tak hanya pada teknologi yang menjadi dasarnya namun juga pada tenaga kerja, supplier hingga salesman. Dengan demikian, akan diperoleh produk yang handal dan sulit tertandingi yang didukung oleh performa pekerja yang maksimal.

Toyota memiliki target yang sangat efektif yakni dalam jangka 10 tahun ke depan lebih dari 30 % dari semua pekerja dari berbagai divisi di pabrikan Toyota berasal dari lulusan TIA sendiri sehingga lebih matang dan maksimal dalam menampilkan performa dan kinerja. Dari jumlah keseluruhan pekerja Toyota yang mencapai 90 ribu lebih pekerja, pihak Toyota memiliki target mampu memiliki lebih dari 1000 pekerja dari lulusan TIA.

Pihak Toyota tidak main-main dengan target tersebut karena hingga saat ini telah tersedia dua prodi khusus pada TIA yang mengembangkan teknologi digital menuju manufacturing. Kedua program studi atau prodi tersebut adalah Diploma 1 atau D1 jurusan Teknik Pemeliharaan Mesin Automasi serta program Diploma 2 atau D2 dengan jurusan Teknik Produksi Roda 4.

Sekedar informasi bahwa TIA atau Toyota Indonesia Academy merupakan sekolah tinggi wujud pendidikan vokasi yang telah resmi didirikan sejak dua tahun yang lalu. Sejak awal didirikannya sekolah tinggi tersebut sebagai wujud totalitas Toyota dalam membangun produk dan segmen otomotif berkualitas. Pada tahun kedua ini TIA telah berhasil membuahkan hasil dengan meluluskan 64 peserta didik yang secara langsung disalurkan ke perusahaan milik Toyota serta mitra Toyota yang tersebar di berbagai wilayah.

Selain dapat menciptakan pendidikan pada bidang teknik khususnya otomotif yang lebih maju, Toyota juga merekrut peserta didik secara selektif sehingga melahirkan tenaga-tenaga kerja yang benar-benar mumpuni. Hal ini juga sebagai wujud nyata bahwa peranan tenaga kerja manusia tak akan dapat tergantikan oleh robot yang saat ini memang sudah diterapkan oleh Toyota. Demikian informasi tentang berita dan review Toyota terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *